Kamis, 08 Desember 2011

Bab 1 : Prinsip-Prinsip Koperasi

Prinsip koperasi adalah suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama. Berikut adalah prinsip-prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International Cooperative Alliance (Federasi koperasi non-pemerintah internasional) : 
  • Keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela
  • Pengelolaan yang demokratis,
  • Partisipasi anggota dalam ekonomi,
  • Kebebasan dan otonomi,
  • Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi.
Selain prinsip menurut International Cooperative Alliance, terdapat pula prinsip-prinsip koperasi menurut para ahli, seperti di bawah ini.

  1. Prinsip Munkner
          •Keanggotaan bersifat sukarela
          •Keanggotaan terbuka
          •Pengembangan anggota
          •Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
          •Manajemen dan pengawasan dilaksanakan scr demokratis
          •Koperasi sbg kumpulan orang-orang
          •Modal yang berkaitan dg aspek sosial tidak dibagi
          •Efisiensi ekonomi dari perusahaan  koperasi
          •Perkumpulan dengan sukarela
          •Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
          •Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
          •Pendidikan anggota
 
   2.   Prinsip Rochdale
           Pengawasan secara demokratis
 •Keanggotaan yang terbuka
 •Bunga atas modal dibatasi
 •Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota
 •Penjualan sepenuhnya dengan tunai
 •Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak yang dipalsukan
 •Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip anggota
 •Netral terhadap politik dan agama
  3.   Prinsip Herman Schulze
 •Swadaya
 •Daerah kerja tak terbatas
 •SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota
 •Tanggung jawab anggota terbatas
 •Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan
 •Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota
 
4.    Prinsip Raiffeisen
 •Swadaya
 •Daerah kerja terbatas
 •SHU untuk cadangan
 •Tanggung jawab anggota tidak terbatas
 •Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
 •Usaha hanya kepada anggota
  Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang
 
Selain menurut para ahli di atas ada juga prinsip koperasi menurut UU No. 25 tahun 1992 :
 
           - Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
           - Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
           - Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
           - Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
           - Kemandirian
           - Pendidikan perkoperasian
           - Kerjasama antar koperasi
 
 
 
 
 
 

Minggu, 30 Oktober 2011

Pengertian Ekonomi Koperasi

Nama  : Daniel
Kelas  : 2 EB 17
NPM  : 21210669


A. Koperasi (Wikipedia Indonesia)
     
     Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. 

B. Koperasi menurut UU No.25 Thn 1992
    
      Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

C. Koperasi Menurut Para Ahli

     1.  Drs. A. Chaniago
          Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang memberi kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha, untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya. 

    2.  Calvert
         Koperasi sebagai organisasi orang-orang yang hasratnya dilakukan sebagai manusia atas dasar kesamaan untuk mencapai tujuan ekonomi masing-masing. 

      3.  Dr. G Mladenata
         Koperasi adalah terdiri atas produsen-produsen kecil yang tergabung secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama dengan saling tukar jasa secara kolektif dan menanggung resiko bersama dengan mengerjakan sumber-sumber yang disumbangkan oleh anggota.

D. Pengertian Koperasi Menurut Lembaga Studi Pengembangan Perkoperasian Indonesia (LSP2I)
  • Koperasi adalah perkumpulan orang-orang yang mempunyai kebutuhan dan kepentingan ekonomi yang sama, yang ingin dipenuhi secara bersama melaui pembentukan perusahaan bersama yang dikelola dan diawasi secara demokratis;
  • Koperasi adalah perusahaan, di mana orang-orang berkumpul tidak untuk menyatukan modal atau uang, melainkan sebagai akibat adanya kesamaan kebutuhan dan kepentingan ekonomi;
  • Koperasi adalah perusahaan yang hams memberi pelayanan ekonomi kepada anggota.\
E. Pengertian Koperasi Menurut Pendapat Saya

     Menurut pendapat saya koperasi adalah badan usaha berbadan hukum yang dibuat oleh anggota-anggotanya untuk mencapai tujuan bersama yaitu untuk mensejahterakan anggotanya dengan pembagian keuntungan yang dibagi secara merata dan resiko juga ditanggung secara bersama-sama.

    

Senin, 02 Mei 2011

Tugas Softskill : Menentukan Kemakmuran Suatu Negara

Nama : Daniel
Kelas : 1 EB 21 
NPM : 21210669

  Kebanyakan orang mengukur atau menentukan kemakmuran suatu negara berdasarkan atau dengan menggunakan perhitungan PDB (Produk Domestik Bruto). Yang dimaksud perhitungan menurut Produk Domestik Bruto adalah menghitung hasil produksi suatu perekonomian tanpa memperhatikan siapa pemilik faktor produksi tersebut. Memang perhitungan berdasarkan PDB ini cukup menggambarkan kemakmuran suatu negara secara keseluruhan, dimana semakin tinggi PDB suatu negara maka negara tersebut akan dapat dikatakan makmur. Akan tetapi perhitungan menurut PDB ini tidak menggambarkan tingkat kemakmuran masyarakat secara spesifik atau lebih rinci. Ada juga yang menggunakan perhitungan pendapatan nasional secara keseluruhan, dimana kemakmuran suatu negara diukur berdasarkan pendapatan negara di segala sektor per tahunnya, dan ada juga yang menggunakan metode pengeluran yaitu metode yang menghitung pengeluaran sebuah negara di segala sektor per . Selain menggunakan metode PDB, Pendapatan Nasional, dan metode pengeluaran, ada satu lagi metode yang juga sering digunakan sebagai ukuran kemakmuran suatu negara, yaitu dengan metode Personal Disposible Income. Metode ini menghitung pendapatan per individu di suatu negara, sehingga dalam arti sempit dapat dikatakan menghitung kemakmuran tiap individu di suatu negara.
       Jadi, jika harus memilih mana metode yang tepat untuk menentukan kemakmuran suatu negara saya akan memilih metode Personal Disposible Income, metode ini menghitung pendapatan bersih setiap individu karena dalam metode ini pendapatan setiap individu dikurangi dengan pajak pendapatan nasional, selain itu metoede ini menghitung tingkat kemamkmuran per individu, dengan kesimpulan bila setiap individu di negara tersebut memiliki pendapatan yang tinggi dapat dikatakan negara itu makmur.
       

Rabu, 30 Maret 2011

AKU BANGGA INDONESIA

KATA PENGANTAR

       Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, saya dapat menyelesaikan tugas artikel Perekonomian Indonesia ini. Pembuatan artikel ini saya buat untuk memenuhi syarat penilaian tugas mata kuliah Perekonomian Indonesia. Artikel ini dibuat berdasarkan sumber yang ada. Apabila ada kesalahan-kesalahan pada pembuatan artikel ini penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya, akhir kata penulis mengucapkan banyak terima kasih.





PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

           Indonesia merupakan negara indah dengan kekayaan alam yang luar biasa. Terletak di posisi yang strategis di antara dua benua dan dua samudera, selain itu Indonesia tepat berada di katulistiwa yang beriklim tropis, sehingga hampir seluruh tanah di Indonesia dapat ditanami berbagai macam tanaman. Bukan hanya itu Indonesia juga memiliki wilayah lautan yang sangat luas, 12 Mil ditarik dari garis pantai. Jangan lupakan juga keindahan alamnya serta kekentalan budaya tradisionalnya yang dapat menarik turis asing untuk datang ke Indonesia sehingga dapat mendatangkan devisa bagi Indonesia yang tentunya baik bagi perekonomian Indonesia itu sendiri. Apalagi dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia Indonesia memiliki SDM yang cukup sebenarnya untuk mengembangkan potensi yang ada sehingga kita patut berbangga dengan negara kita ini.



B. Rumusan Masalah
  
  1. Apa saja yang banyak menghambat berkembangnya perekonomian Indonesia ?
  2. Apa saja pencapaian yang sudah diraih Indonesia dalam perekonomiannya ?
  3. Apa saja solusi yang harus dilakukan untuk membuat perekonomian Indonesia menjadi lebih baik ?




 PEMBAHASAN

       Seperti yang sudah disebutkan, Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya, budaya, dan sumber daya manusianya, akan tetapi sampai saat ini mengapa perekonoian Indonesia belum dapat dikatakan maju dan rakyat kita masih kurang sejahtera dalam hal perekonomian ? Banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Tetapi faktor yang paling banyak berpengaruh adalah kualitas dari sumber daya manusia kita sendiri. Ya, kualitas pendidikan, wawasan, keterampilan secara teknis yang masih sangat kurang, orang-orangnya yang masih belum bisa bertanggung jawab, serta tidak terlihatnya peran permerintah dalam mengatasi masalah ini dan hanya memikirkan kepentingan politik, diri sendiri dengan mengatasnamakan rakyat. Belum lagi tindakan korupsi yang menguras uang rakyat dan penanggulangannya yang masih sangat payah. Hukum yang harusnya menindak tegas para pelaku pun bisa dibeli. Ini menunjukan kualitas mental manusia Indonesia sangatlah buruk sehingga sangat berpengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia.
Tanah Papua yang kaya akan minyak buminya, kebanyakan hasilnya dinikmati oleh orang asing. Seperti kita tahu di Papua berdiri perusahaan Freeport yang merupakan perusahaan asing yang mengolah minyak bumi di tanah Papua. Kita malah membayar orang asing untuk mengolah minyak bumi kita. Mengapa hal itu terjadi ? Karena kita kekurangan tenaga ahli yang dapat mengolah minyak bumi tersebut. Lagi-lagi peran pemerintah dibutuhkan di sini. Pemerintah harus bisa mencetak tenaga-tenaga ahli sehingga Indonesia dapat mengelola SDA nya sendiri. Tapi bagaimana bisa mencetak tenaga ahli jika pemerintah tidak memikirkan kemajuan pendidikannya ? Memang selama pemerintahan kita masih diisi orang-orang tamak yang tidak bertanggung jawab, lebih memikirkan kepentingan politik, butuh keajaiban untuk memajukan perekonomian Indonesia.
        Akan tetapi kita boleh melihat dari satu sisi saja. Kita juga perlu meihat segi positif dari perekonomian kita. Faktanya pada tahun 2007 perekonomian kita tumbuh hingga 6,32%. Di tahun yang sama dari sisi produksi, semua sektor mengalami ekspansi dengan ekspansi tertinggi pada sektor pengangkutan dan komunikasi (14,38%), diikuti oleh sektor listrik, gas dan air bersih (10,40%) dan sektor bangunan (8,61%). Pada tahun 2008 Produksi Domestik Bruto juga tumbuh sebesar 6,1% terjadi pada semua sektor ekonomi, dengan pertumbuhan tertinggi di sektor pengangkutan dan komunikasi 16,7 persen dan terendah di sektor pertambangan dan penggalian 0,5 persen. Pertumbuhan PDB tanpa migas pada tahun 2008 mencapai 6,5 persen. Pada tahun 2010, PDB juga tumbuh sebesar 6,1% terhadap tahun 2009,terjadi pada semua sektor ekonomi, dengan pertumbuhan tertinggi di Sektor Pengangkutan dan Komunikasi 13,5 persen dan terendah di Sektor Pertanian 2,9 persen. Sementara pertumbuhan PDB tanpa migas tahun 2010 mencapai 6,6 persen.
        Dari data-data di atas menunjukkan bahwa sebenarnya bangsa kita mengalami banyak kemajuan di sektor ekonomi, tinggal bagaimana peran pemerintah dalam mempertahankan konsistensinya di perekonomian kita dan akan lebih baik lagi jika pemerintah membuat terobosa-terobosan baru agar perekonomian kita menjadi lebih baik lagi. Meskipun memang tidak dapat kita kesampingkan masalah-masalah yang banyak melanda negeri ini, bencana alam, korupsi yang semakin merajalela, kasus mafia hukum dan pajak yang sangat merugikan negara, dan semakin membuat rakyat menderita. Akan tetapi kita tidak boleh pesimis dan terus berusaha mencari solusi terbaik atas masalah-masalah tersebut. Jadi bersama akan kita bangun bangsa ini untuk menjadi lebih baik lagi dan di saat kita itu kita akan dapat berbangga menjadi rakyat Indonesia, kita akan berbangga atas hasil yang kita raih dari kerja keras kita.





PENUTUP

A. Kesimpulan
     Kita sebagai penerus bangsa patut untuk melanjutkan perjuangan dalam memajukan perekonomian Indonesia seperti yang telah dilakukan para pendahulu kita. Meskipun tidak sedikit masalah yang perlu  kita benahi, akan tetapi dimulai dari rasa bangga akan negara dan rasa optimisme yang tinggi kita pasti akan bisa memajukan bangsa ini di segala sektor, dan bahkan akan jauh lebih maju dari yang pernah pendahulu kita lakukan.


B. Daftar Pustaka
     www.bps.go.id
     www.elearning.gunadarma.ac.id







Kamis, 24 Februari 2011

Tugas Mata Kuliah Perekonomian Indonesia

Nama  : Daniel
Kelas  : 1EB21
NPM  : 21210669


       Berdasarkan materi tentang perkembangan perekonomian Indonesia dari masa  sesudah kemerdekaan hingga sekarang saya berpendapat bahwa perekonomian Indonesia tentu sudah jauh berkembang bila dibandingkan dengan masa sesudah Indonesia merdeka, akan tetapi bila melihat keadaan perekonomian Indonesia sekarang ini kita tidak dapat mengatakan bahwa perekonomian Indonesia baik-baik saja. Karena seperti kita ketahui, perkembangan perekonomian Indonesia masih jauh tertinggal bila dibandingkan dengan negara lain yang sudah sangat mapan di bidang perekonomiannya. Kita masih belum bisa disebut negara maju karena perekonomian kita yang menurut saya masih carut marut.
       Ya, angka kemiskinan dan pengangguran yang tinggi serta kesenjangan sosial yang sangat tajam jelas menunjukkan bahwa perekonomian kita belum dapat dikatakan maju. Selain itu tingkat korupsi yang tinggi serta lemahnya hukum di negara ini membuat rakyat semakin tidak percaya kepada pemerintah akan janjinya mensejahterakan rakyatnya. Harga kebutuhan pokok semakin tidak menentu. Baru-baru ini harga cabai yang melonjak tajam berada di kisaran Rp50000-60000/kg nya. Belum lagi dengan adanya kasus mafia pajak yang membuat rakyat menjadi enggan membayar pajak karena tidak percaya lagi debgan pemerintah.Selain itu pemerintah terkesan seperti "menutup mata" dengan hal ini. Kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah juga belum banyak berdampak bagi kemajuan perekonomian di Indonesia.
       Memang harus kita akui tingkat pertumbuhan ekonomi di Indonesia tiap tahunnya meningkat serta tingkat inflasi yang angkanya relatif tidak terlalu tinggi, akan tetapi kita tidak dapat melihat perekenomian Indonesia secara makro, kita harus melihat lagi perekonomian kita secara spesifik masih banyak yang perlu dibenahi untuk mencapai perekonomian yang  maju dan stabil. Dan untuk mewujudkan hal ini diperlukan keseriusan dari pemerintah dalam membuat kebijakan yang sebaiknya lebih mementingkan kepentikan rakyat dan masyarakat dibanding kepentingannya sendiri maupun kepentingan politik.

Kamis, 11 November 2010

Tugas Pengantar Bisnis : Makalah Usaha Distro

Nama : Daniel
Kelas : 1 EB 21
NPM : 21210669



                                                           BAB I

                                                  PENDAHULUAN
 
1.1 Latar Belakang Masalah

      Seiring dengan berkembang pesatnya mode berpakaian pada jaman sekarang, orang-orang terutama anak muda berusaha tidak ketinggalan jaman dalam hal berpakaian dengan mengikuti mode yang sedang menjadi tren. Dalam berpakaian sehari-hari seolah mereka tidak ingin ketinggalan jaman dengan tren yang saat ini sedang "in". Bahkan mereka seringkali mencoba ingin menjadi tren setter, dengan berpakaian unik dan kreatif. Hal ini membuat para anak-anak muda berlomba-lomba untuk tidak ketinggalan jaman dalam hal berpakaian.

1.2 Identifikasi Masalah

      Sesuai dengan judul makalah ini "Usaha Distro" , terkait kiat menuju sukses dalam menjalankan usaha ini, terdapat beberapa tata cara yang perlu diperhatikan dalam menjalankan usaha ini.
Berkaitan dengan judul makalah, maka masalah yang dapat diidentifikasi adalah sebgai beikut :

1. Apa saja hal yang perlu diperhatikan untuk dapat memulai dan menjalankan usaha distro ini ?
2. Bagaimana cara agar distro ini dapat dikenal oleh para anak muda ?
3. Bagaimana cara agar distro dapat bertahan dan berkembang dalam penjualan?

1.3 Pembatasan Masalah
   
      Untuk memperjelas ruang lingkup pembahasan, maka masalah yang dibahas dibatasi pada masalah :
1. Hal yang perlu diperhatikan dalam memulai usaha distro ini dan kiat-kiat dalam menjalankannya.
2. Konsep pemasaran dalam usaha distro.
3. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu barang dan penjualannya.

1.4 Perumusan Masalah

      Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah tersebut, masalah-masalah yang dibahas dapat dirumuskan sebagai berikut :

1. Bagaimana deskripsi dalam memulai dan menjalankan usaha distro ?
2. Bagaimana deskripsi konsep pemasaran dalam usaha distro ?
3. Bagaimana deskripsi hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu barang dan penjualan ?

1.5 Tujuan Pembelajaran
      
      Saya menyusun makalah ini untuk membahas atau mengetahui cara-cara atau kiat-kiat untuk menjadi wirausaha yang sukses. Dan yang saya bahas dalm makalah ini adalah mengenai "Usaha Distro". Tujuan saya memilih "Usaha Distro" sebagai bahan pembahasan dalam makalah saya, adalah karena usaha distro merupakan usaha yang cukup menjanjikan di tengah perkembangan mode-mode berpakaian anak muda jaman sekarang. Selain itu usaha ini tidak begitu sulit bagi mereka yang memiliki kreatifitas dan berusaha menuangkan idenya lewat model-model dan gambar-gambar pakaiannya.
     Saya berharap makalah ini dapat bermanfaat dan menginspiransi bagi yang membacanya khususnya bagi anda yang berniat untuk menjalankan usaha ini.

                                                          BAB II

                                                LANDASAN TEORI

      Untuk menjadi wirausaha tentu kita harus mengerti apa yang sesungguhnya dimaksud dengan usaha, apa tujuan kita menjalankan usaha tersebut, dan bagaimana agar usaha kita dapat berhasil. Usaha adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan dan keberhasilan dalam hal keuangan agar dapat memenuhi kebutuhannya si pendiri usaha tersebut.
      Penjelasan lebih lanjut mengenai pertanyaan di atas akan dibahas secara mendalam di bab pembahasan
.
                                                          BAB III
      
                                          METODOLOGI PENELITIAN

        Metode yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode observasi, kepustakaan, dan deskriptif. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah penulis dapat mengetahui gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta gejala yang sudah diselidiki.
              
             Adapun langkah-langkah penyusunannya adalah sebagai berikut:
1.  Menentukan topik yang akan dibahas
2.  Setelah itu penyusun merumuskan masalah.
3. Mengumpulkan data. Untuk mengumpulkan data, penulis menentukan dengan cara browsing melalui internet
4.  Penyusunan makalah. Setelah tahap–tahap sebagaimana diuraikan diatas, maka langkah selanjutnya adalah menyusun makalah agar tujuan dan manfaat dapat dikomunikasikan.


                                                             BAB IV  

                                                       PEMBAHASAN

1. Usaha Distro
               
               Distro adalah suatu tempat yang biasanya menjual pakaian, sepatu, celana, dan aksesoris yang biasanya mengikuti perkembangan mode dan kebanyakan konsumennya adalah anak muda. Hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan usaha ini adalah sebagai berikut : 
  • Pemasaran
              Dalam mendirikan distro kita harus mencari tempat yang strategis, karena sebagian konsumennya anak muda maka sebaiknya distro dibangun atau didirikan di tempat yang biasa anak muda sering berkumpul.
Dengan cara ini tentu distro yang didirikan akan menarik perhatian bagi para anak muda tersebut dan kemudian mengunjungi distro tersebut. Selain dengan cara tersebut, orang banyak menggunakan internet untuk mempromosikan distronya. Blog dan situs pertemanan sering digunakan untuk memperkenalkan distro yang dia dirikan kepada orang-orang. Selain itu mempromosikan melalui mulut ke mulut juga cukup efektif. Apalagi distro merupakan tempat anak-anak muda berkumpul, pasti mereka akan memberi tahu kepada temannya untuk mengunjungi distro tersebut.
      
  • Harga
               Dalam menentukan harga barang atau produk yang dijual memang harus disesuaikan dengan kantong dari konsumennya. Tetapi meskipun biasanya barang-barang yang di jual di distro harganya agak mahal, tetapi tetap saja tidak mengurangi minat para anak muda untuk membeli pakaian, celana, atau aksesoris yang mereka gunakan di distro. Memang gengsi di antara kalangan anak muda mempengaruhi hal tesebut, tetapi model dan kualitas barang-barang yang ada di distro sangat sesuai dengan selera para anak muda, sehingga mereka tetap membeli barang-barang yang ada di distro meskipun harganya mahal. Akan tetapi pemilik distro harus memperhatikan kualitas dari barang yang dijualnnya, agar harga yang para konsumen bayar sesuai dengan kualitas barang yang mereka beli.

  •  Model
                 Anak-anak muda biasanya tidak mau ketinggalan dalam hal berpakaian, mereka selalu berusaha mengikuti tren masa kini. Dan model pakaian yang dijual di distro biasanya mengkuti perkembangan tren masa kini. Seperti model gambar pada baju misalnya, biasanya distro menjual baju-baju dengan gambar-gambar artistik yang sangat bagus dan digemari anak-anak muda. Contoh lain baju-baju pada distro memiliki warna-warna yang menarik dan beraneka ragam. Dengan menyediakan seperti contoh-contoh di atas tentu para konsumen akan puas dengan barang-barang yang ada di distro anda.


                                                             BAB V 

                                                       KESIMPULAN

      Usaha distro merupakan usaha yang menguntungkan bagi yang dapat mengelolanya dengan baik, selain itu bagi orang-orang dengan kreatifitas yang tinggi dan pergaulan yang luas sangat cocok menjalankan bisnis ini karena benar-benar sangat menjanjikan. 


                                                     DAFTAR PUSTAKA